Dari Sekolah ke Masa Depan: FSM UKSW Tanamkan Digitalisasi Berkelanjutan

Salatiga — Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat (PM) di SMA Negeri 1 Salatiga pada 12–13 November 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Digitalisasi untuk Kehidupan Berkelanjutan”, dengan fokus pada penerapan teknologi digital dan energi terbarukan sebagai bagian dari lifestyle dalam kehidupan modern.

Kegiatan pengabdian ini dirancang sebagai ruang belajar inovatif melalui Ekstrakurikuler Inovasi Digital untuk Bumi Berkelanjutan, yang bertujuan untuk memperkuat literasi teknologi dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, siswa diajak memahami bagaimana teknologi digital, khususnya Internet of Things (IoT), dapat mendukung efisiensi energi, pemantauan lingkungan, serta pengembangan gaya hidup berkelanjutan.

Program Pengabdian Masyarakat ini menghadirkan sejumlah narasumber dari FSM UKSW, yaitu Dr. Wahyu Hari Kristiyanto, Dr. Andreas Setiawan, Dr. Adita Sutresno, Dr. Made Rai Suci Shanti, serta Prima Wartha Santhalia, M.Pd. Para narasumber memberikan penguatan materi sekaligus pendampingan langsung kepada siswa dalam memahami konsep dan penerapan teknologi digital berbasis keberlanjutan.

FSM UKSW menginspirasi siswa SMA N 1 Salatiga melalui inovasi digital dan IoT untuk masa depan yang berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, siswa mengikuti workshop dan praktik langsung dengan menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Arduino. Berbagai perangkat dan sensor diperkenalkan serta diaplikasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari, antara lain sensor suara, sensor cahaya, sensor kelembaban tanah, sensor suhu dan kelembaban (humidity), kartu RFID, serta mini CCTV untuk sistem monitoring.

Melalui praktik tersebut, siswa belajar bagaimana data sensor dapat dimanfaatkan untuk mendukung konsep smart living, seperti sistem keamanan berbasis RFID, pemantauan kondisi lingkungan, hingga pengembangan aplikasi digital yang mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan. Pendekatan ini menegaskan bahwa digitalisasi dan energi terbarukan bukan hanya konsep teoritis, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan modern.

Dekan FSM UKSW, Dr. Wahyu Hari Kristiyanto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FSM dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui program pengabdian ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa teknologi dan energi terbarukan dapat menjadi solusi nyata bagi tantangan lingkungan. Harapannya, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terinspirasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dr. Made Rai Suci Shanti selaku koordinator kegiatan menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual bagi generasi muda.

“Kami merancang kegiatan ini agar siswa dapat belajar langsung melalui praktik. Dengan pendekatan IoT dan teknologi digital, siswa diharapkan mampu melihat keterkaitan antara sains, teknologi, dan keberlanjutan sebagai bagian dari gaya hidup masa depan,” jelasnya.

Antusiasme siswa SMA Negeri 1 Salatiga terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, baik dalam sesi diskusi maupun praktik teknologi. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknologi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan peran generasi muda dalam menghadapi tantangan lingkungan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab.

Melalui Program Pengabdian Masyarakat ini, FSM UKSW berharap dapat terus membangun kolaborasi strategis dengan sekolah menengah, dalam rangka membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan    ( Admin).

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp