Prodi Matematika kembali menyelenggarakan kegiatan webinar Talks on Sustainability in Mathematics (TAKON SI MAMAT) untuk ke-emapt kalinya dalam rangka memperingati Hari Matematika Nasional pada Jumat, 17 Juli 2026. Acara ini menghadirkan dua pakar akademisi dan praktisi matematika terapan untuk memaparkan peran penting matematika dalam mengatasi isu keberlanjutan ekologi serta inovasi di era digtal yaitu Yopi Andry Lesnussa, S.Si., M.Si dari Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura serta Denny Indrajaya, S.Si., M.Si.D, AI Engineer — PT Waleta Asia Jaya.
Dalam pemaparannya, Yopi Andry Lesnussa memilih topik Peranan Pemodelan Matematika dalam Ekologi: Analisis Dinamika Populasi hingga Strategi Konservasi Berkelanjutan. Materi kali ini, membahas bagaimana pemodelan matematika dapat digunakan untuk memahami dinamika populasi dan merumuskan strategi konservasi.
Aplikasi dan Kontrol Optimal (Optimal Control)
Pemodelan diterapkan pada berbagai kasus nyata, seperti analisis siklus reklamasi pertambangan nikel, pengendalian hama ulat grayak (Spodoptera frugiperda) pada kelapa sawit, hingga pengelolaan kawasan konservasi laut. Teori kontrol optimal (Pontryagin’s Minimum Principle) digunakan untuk merancang strategi intervensi yang paling efisien dengan biaya minimal.
Sedangkan Denny Indrajaya menyoroti peran matematika sebagai bahasa universal yang mendasari inovasi teknologi digital sekaligus memberikan solusi atas krisis keberlanjutan global.
Solusi Presisi untuk Isu Keberlanjutan
Matematika terapan memegang peranan kunci dalam menyelesaikan masalah keberlanjutan, seperti optimalisasi distribusi energi terbarukan (surya dan angin), prediksi cuaca ekstrem berbasis data, serta perancangan rantai pasok industri yang rendah emisi karbon dan limbah.
Melalui kegiatan TAKON SI MAMAT 4.0 ini, FSM UKSW berharap dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi para peserta mengenai pentingnya matematika sebagai landasan ilmiah dalam mengambil keputusan strategis di bidang konservasi lingkungan dan pengembangan teknologi masa depan.